Skip to content
Artwork for Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami menuju visi 'Gereja yang Mulia dan Misioner'.

Play
  • 42 episodes
  • daily
  • Avg 6 min
  • Indonesian
Counted on this page — what you have heard stays on this device, so it is not something the list can be paged by.
  • Yesterday · 6 min

    2026年十月十三日星期二 - 时刻感恩 | 诗篇 107

    时刻感恩 星期二, 10月13日2026 本日经文: 《诗篇》107 您是否时时刻刻都对上帝心存感恩?我们感恩并非因为我们的境遇一帆风顺,却是因为上帝永远是良善的。上帝的信实慈爱永不离开我们,祂也从未给我们筹划灾祸。这就是我们应当时刻感恩的原因!即便我们的境遇有时并不尽如人意,我们经历的困境 灾难却阻隔不了上帝对我们的信实和慈爱。 本日经文是《诗篇》106篇的续篇。《诗篇》107篇讲述了上帝子民在《诗篇》106篇中所经历的挣扎。《诗篇》106篇记录了上帝的子民屡次犯罪,未能真正顺服上帝,尽管上帝深爱他们。最终,他们被上帝放逐(106:40-42)。然而,放逐并没有使诗人失去信心。他仍然坚信上帝记念祂的约,并按着祂伟大而坚定的慈爱施予怜悯(106:45)。《诗篇》106篇以呼求上帝从列国中拯救并重新聚集祂的子民作结束(106:47)。《诗篇》107篇讲述了上帝拯救祂被掳的子民,并将他们重新聚集的故事。在《诗篇》107篇中,上帝命令重新聚集的子民感谢祂为他们所成就的救恩(107:1,8,15,21,31)。上帝拯救流浪的人,拯救饥渴的人(107:4-5)。上帝拯救被囚禁在黑暗之地、被铁链锁链束缚的人(107:10)。上帝拯救病弱垂死的人(107:17-18)。上帝拯救航行在海上的人(107:23)。这些人蒙上帝拯救的共同模式是:他们在苦难和困苦中向上帝呼求,祂便垂听了他们的呼求,拯救了他们(107:6,13,19,28)。祂垂听祂子民的祷告!为什么上帝要等到祂的子民呼求才拯救他们呢?为什么祂不直接拯救他们呢?上帝显然在等待祂的子民向祂呼求。如果上帝的子民真心信靠祂,他们在经历苦难时就会向祂呼求,祂想要看到他们的信心!而且,当祂回应人们向祂呼求时,他们会充满感恩,并意识到上帝是活着的!当您遇到问题时,您会恳切地向上帝呼求吗?你是否已经养成感谢祂恩典的习惯呢?[叶素心传道/孙茵]

  • Yesterday · 5 min

    13 Oktober 2026 - Selalu Bersyukur | Mazmur 107

    Selalu Bersyukur Selasa, 13 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: Mazmur 107 Sudahkah Anda bersyukur kepada Tuhan setiap saat? Seharusnya, kita bukan bersyukur karena kondisi kita selalu baik, melainkan karena TUHAN selalu baik. Kasih setia TUHAN tidak pernah meninggalkan kita, dan Ia tidak pernah merancangkan yang buruk terhadap diri kita. Inilah alasan yang membuat kita harus selalu bersyukur! Meskipun kondisi kita kadang-kadang terasa kurang baik, kasih setia Tuhan tidak dibatasi oleh kondisi buruk yang sedang kita alami. Bacaan Alkitab hari ini adalah lanjutan dari Mazmur 106. Mazmur 107 ini menjawab pergumulan yang dialami umat TUHAN dalam Mazmur 106. Mazmur 106 mencatat pergumulan umat TUHAN yang telah berulang kali berbuat dosa dan tidak sungguh-sungguh menaati TUHAN, padahal TUHAN begitu mengasihi mereka. Akhirnya, mereka dibuang oleh TUHAN (106:40-42). Namun, pembuangan tidak membuat pemazmur kehilangan iman. Ia tetap yakin bahwa Allah mengingat perjanjian-Nya dan berbelaskasihan sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar (106:45). Mazmur 106 ditutup dengan seruan agar Allah menyelamatkan dan mengumpulkan umat-Nya kembali dari antara bangsa-bangsa (106:47). Mazmur 107 merupakan kisah penyelamatan Allah terhadap umat yang dikumpulkan kembali setelah Ia membuang mereka. Dalam Mazmur 107, umat yang dikumpulkan kembali itu diperintahkan untuk mengucap syukur kepada Allah karena keselamatan yang Ia kerjakan bagi mereka (107: 1,8,15,21,31). Allah menyelamatkan umat yang mengembara, yang lapar dan haus (107:4-5). Allah menyelamatkan umat yang dipenjara di tempat gelap dan dibelenggu besi (107:10). Allah menyelamatkan mereka yang sakit dan hampir mati (107:17-18). Allah menyelamatkan mereka yang mengarungi laut (107:23). Kesamaan pola dari orang-orang yang diselamatkan Allah ini adalah bahwa mereka berseru-seru kepada Allah dalam penderitaan dan kesesakan mereka, kemudian Allah mendengar seruan itu dan menyelamatkan mereka (107:6,13,19,28). Dia mendengar seruan doa umat-Nya! Mengapa Allah harus menunggu sampai umat-Nya berseru, baru Ia menyelamatkan mereka? Mengapa Ia tidak langsung menyelamatkan mereka saja? Tampaknya, Allah menunggu umat-Nya berseru kepada-Nya. Bila umat Allah sungguh-sungguh memercayai Allah, mereka akan berseru kepada-Nya saat mengalami penderitaan, Allah ingin melihat iman mereka! Selain itu, saat umat berseru kepada-Nya dan Ia menjawab mereka, mereka akan dipenuhi rasa syukur dan menyadari bahwa Allah itu Hidup! Saat Anda menghadapi masalah, apakah Anda berseru kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh? Apakah Anda sudah membiasakan diri untuk berterima kasih atas kebaikan-Nya? [GI Wirawaty Yaputri]

  • Sunday · 7 min

    2026年十月十二日星期一 - 竭力持守信心 | 犹大书 1

    竭力持守信心 星期一, 10月12日2026 本日经文: 《犹大书》1 《犹大——也就是我们今天所读经文的作者——在书信开头介绍自己是"耶稣基督的仆人、雅各的弟兄"(1:1)。根据教会传统,犹大和雅各被认为是耶稣基督同母异父的弟弟(马可福音6:3)。他们都是从马利亚所生。然而,耶稣基督是由圣灵感孕而生的,其过程远超我们理性所能理解;而犹大和雅各则是经由马利亚与约瑟的正常婚姻关系所生。在耶稣基督在世传道期间,犹大和雅各并不相信祂。然而,在基督受难死于十字架之后,他们都信了主,甚至成为忠心的教会领袖。过去的经历使他们更加看重并竭力守护信徒的信仰,盼望信徒不被那些错误的教导和假教师带偏。犹大在书信开头的问候中,祈愿怜恤、平安和慈爱多多地加给信徒们(1:2)。 上帝的恩典与怜悯,我们当有全面而正确的理解。上帝怜悯罪人,但这并不意味着上帝不追究罪的问题。假教师曲解了上帝的恩典,甚至以此为借口,放纵自己的私欲,认为既然有上帝的恩典,就可以随心所欲地满足肉体的欲望,而不必惧怕上帝的审判。然而,上帝的恩典本应当使人更加努力地远离罪恶。基督教所教导的爱,绝不是披着"爱"的外衣,放纵肉体私欲的借口!当时的情况,就像所多玛和蛾摩拉的时代一样(《创世记》19章),那些假教师认为人的身体并不重要,因此纵欲的行为,甚至同性之间的性关系,也被他们认为是可以接受的。所多玛和蛾摩拉城中偏离正道的淫乱行为,最终招来了永火的审判,成为对所有人的警告。这不仅是旧约时代的警告,也是新约时代的警告,甚至直到今天,仍然是对我们的警告!跟随假教师的教导,就像走上该隐所走的道路一样——该隐不顾上帝的旨意。跟随假教师的教导,也像陷入巴兰所设下的迷惑和错误之中,使上帝的子民离弃对真神的敬拜。《犹大书》的作者提醒我们,主必带着祂千万的圣者降临,要审判那些犯罪、又不把上帝的旨意放在心上的人。您是否时刻警惕那些企图败坏您信心的各种谬误教导呢?[邱隆泰传道/孔秋雯]

  • Sunday · 5 min

    12 Oktober 2026 - Berjuang Mempertahankan Iman | Yudas 1

    Berjuang Mempertahankan Iman Senin, 12 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: Yudas 1 Yudas, penulis surat yang merupakan bacaan Alkitab hari ini, memperkenalkan dirinya sebagai hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus (1:1). Menurut tradisi, diyakini bahwa Yudas dan Yakobus adalah saudara (adik) tiri Yesus Kristus (Markus 6:3). Mereka semua dilahirkan dari rahim Maria. Akan tetapi, Yesus Kristus dikandung karena pekerjaan Roh Kudus yang tentu saja tidak bisa kita pahami prosesnya dengan nalar kita, sedangkan Yudas dan Yakobus dikandung secara normal dari hubungan Maria dan Yusuf. Saat Yesus Kristus masih melayani dengan wujud fisik sebagai Manusia, Yudas dan Yakobus tidak memercayai Yesus Kristus. Akan tetapi, sesudah Kristus wafat di kayu salib, mereka berdua dan menjadi percaya, bahkan mereka menjadi pemimpin-pemimpin gereja yang setia. Pengalaman masa lalu membuat mereka amat bersemangat menjaga iman orang-orang percaya agar tidak disesatkan oleh para pengajar sesat. Salam di awal surat ini memperlihatkan bahwa Yudas mendoakan agar orang-orang percaya itu melimpah dalam rahmat, damai sejahtera, dan kasih (1:2). Rahmat atau belas kasihan Allah itu penting untuk dipahami secara utuh. Allah berbelaskasihan kepada orang berdosa, tetapi hal itu tidak berarti bahwa Allah tidak mempersoalkan masalah dosa. Para pengajar palsu memelesetkan anugerah Allah dan mempraktikkan serta mengajarkan bahwa anugerah Allah membuat mereka bebas melampiaskan hawa nafsu tanpa merasa perlu takut terhadap hukuman Allah, padahal anugerah Allah seharusnya membuat mereka berusaha menjauhi dosa. Ajaran kasih dalam kekristenan bukan ajaran untuk mengumbar hawa nafsu dengan kedok kasih! Pada masa itu, sama seperti pada zaman Sodom dan Gomora (Kejadian 19), para pengajar sesat menganggap tubuh itu tidak penting, sehingga seks bebas, bahkan hubungan homoseksual diizinkan. Perilaku seks menyimpang di kota Sodom dan Gomora telah mengundang hukuman api kekal sebagai peringatan kepada semua orang, bukan hanya pada masa Perjanjian Lama, tetapi juga pada masa Perjanjian Baru, bahkan menjadi peringatan bagi kita saat ini! Mengikuti ajaran para guru palsu sama seperti mengikuti jalan yang ditempuh Kain yang tidak mengindahkan kehendak Allah. Mengikuti ajaran para guru palsu juga seperti mengikuti jebakan kesesatan Bileam yang membuat umat Allah meninggalkan penyembahan kepada Allah yang benar. Penulis Surat Yudas mengingatkan bahwa Tuhan akan datang bersama dengan beribu-ribu malakat kudus-Nya untuk menghukum orang-orang berdosa yang tidak peduli terhadap kehendak Allah. Apakah Anda sudah mewaspadai berbagai ajaran sesat yang berusaha menyelewengkan iman Anda? [GI Purnama]

  • Saturday · 6 min

    2026年十月十一日星期日 - 美好的生命见证 | 约翰三书 1

    美好的生命见证 星期日, 10月11日2026 本日经文:《约翰三书》1 使徒约翰称赞了他的同工和在基督里的好友该犹,因为他热情接待前来传扬福音的传道人(宣教士)。虽然这是一封带有个人性质的书信,但约翰也借此提到当时教会中所发生的一些情况。圣经中关于该犹的记载并不多,但从约翰的书信中可以看出,他是一位行在真理中的人(1:4)。这一点也从那些前来探望约翰的弟兄们所作的见证中得到印证。该犹借着殷勤接待(1:5-7)来表达爱心,不但为传道人提供住宿,还供应他们旅途所需的饮食和经济上的支持。正因如此,福音得以更加广泛地传播。借着这样的服事,该犹也有分于神国福音的宣扬。同样,低米丢也因着美好的生活见证,在教会中受到众人的称赞(1:12)。 与约翰对该犹和低米丢的称赞形成鲜明对比的是,丢特腓一心想在教会中好为首。他不仅不接待约翰的属灵权柄和牧养,还用恶言毁谤他,企图影响教会。由于一心追求地位,他的心被蒙蔽,不但拒绝接待传道人,也拦阻别人接待他们,甚至把愿意接待他们的人赶出教会。这样的行为实在不可称赞,也不是出于对上帝真正的认识。丢特腓的态度和行为,并非源自对基督的认识,而是出于渴望被人认识、受人称赞和掌控权力的私欲。令人惋惜的是,这样的事情竟然发生在教会中,而且是出自一位众人熟悉、甚至可能担任教会领袖的人,因此他的生活见证反而成为破坏教会的绊脚石。 美好的生命见证,不应是为了追求人的称赞、认可或权力,而应当是出于对上帝的认识,是生命被上帝更新改变后的自然流露,也是顺服上帝真理话语的具体表现。你身边的人是否能从你的言语、行为、态度,以及你在家庭、教会、工作和社会中所作的每一个决定,看见基督的品格?你是在建立自己的名声,还是在凡事上荣耀上帝?[林伟龙牧师/邝绮茵]

  • Saturday · 5 min

    11 Oktober 2026 - Kesaksian Hidup Yang Baik | 3 Yohanes 1

    Kesaksian Hidup Yang Baik Minggu, 11 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 3 Yohanes 1 Rasul Yohanes memuji pelayanan Gayus—rekan dan sahabatnya di dalam Kristus yang telah bersikap ramah terhadap para pemberita Injil (misionaris) yang datang. Meskipun surat ini bernada personal, dalam surat ini, Rasul Yohanes menyoroti beberapa hal yang terjadi di tengah jemaat saat itu. Tidak banyak catatan tentang Gayus dalam Alkitab. Akan tetapi, surat Yohanes memperlihatkan bahwa Gayus adalah orang yang hidup dalam kebenaran (1:4). Hal itu terlihat dari kesaksian para anggota jemaat yang datang mengunjungi Yohanes. Gayus menunjukkan kasih melalui sikap ramah (1:5-7), yakni dengan memberi tumpangan (tempat tinggal), bahkan menyokong (makanan dan finansial) perjalanan mereka. Tindakan Gayus ini membuat Injil semakin tersebar luas. Melalui pelayanan yang ia lakukan, Gayus telah turut mengambil bagian dalam pelayanan pemberitaan injil Kerajaan Allah. Demikian juga dengan Demetrius yang kehidupannya merupakan kesaksian yang baik di tengah jemaat (1:12). Berbeda dengan pujian terhadap Gayus dan Demetrius, Yohanes menegur Diotrefes yang ingin menjadi terkemuka dalam jemaat. Bahkan, Diotrefes tidak mau mengakui kepemimpinan/penggembalaan Yohanes serta melontarkan kata-kata kasar yang tidak benar untuk memengaruhi jemaat. Keinginan menjadi terkemuka membutakan mata hatinya, sehingga ia tidak mau menerima para pemberita injil, mencegah kedatangan mereka, menghasut orang yang mau menerima kedatangan mereka, dan mengucilkan mereka dari antara jemaat. Tindakan tersebut sungguh tidak terpuji dan tidak bersumber pada pengenalan akan Allah. Sikap dan perilaku Diotrefes tidak lahir dari pengenalan akan Kristus, tetapi berasal dari keinginan untuk dikenal, dipuji, serta berkuasa. Betapa menyedihkan bahwa hal itu terjadi di dalam gereja dan dilakukan oleh seorang yang telah dikenal, bahkan mungkin menempati posisi kepemimpinan dalam gereja, sehingga cara hidupnya merupakan kesaksian yang bersifat merusak. Kesaksian hidup yang baik seharusnya bukan dimaksudkan untuk mencari pujian, pengakuan, atau kekuasaan, melainkan seharusnya merupakan buah dari pengenalan akan Allah, kehidupan yang telah diubahkan, dan wujud ketaatan kepada kebenaran firman-Nya di tengah dunia. Apakah orang-orang di sekitar Anda telah melihat karakter Kristus dalam hidup Anda, baik melalui perkataan, tindakan, sikap, dan keputusan yang Anda buat baik di rumah, gereja, pekerjaan, maupun masyarakat? Apakah Anda sedang membangun reputasi diri atau sedang memuliakan Tuhan dalam segala hal yang Anda kerjakan? [Pdt.Suparman Liong]

  • Friday · 5 min

    竭力持守信心 | 犹大书 1 - - 竭力持守信心 | 犹大书 1

    活在真理与爱心上 星期六, 10月10日2026 本日经文: 《约翰二书》1 在《约翰二书》中,使徒约翰再次提醒信徒,要警惕那些否认耶稣基督是真上帝、并否认祂道成肉身的假教师(1:7)。这些假教师四处走访信徒的家,企图影响他们,使他们偏离真正的信心。显然,已有一些信徒受到迷惑,离弃了在基督里的真信心。因此,使徒约翰郑重劝勉教会,要谨慎提防他们。约翰更明确地吩咐信徒,不要接待那些到家中拜访的假教师,甚至不要与他们打招呼(1:10-11)。乍看之下,这样的教导似乎限制了信徒向别人表达爱心。然而,在当时的文化背景中,主人向客人问安,往往意味着愿意接待他们住宿、供应饮食、给予经济上的支持,甚至邀请他们在家庭聚会中分享教导。这样的接待,实际上就是对假教师事工的支持,也等同于参与他们使人偏离真道的工作(1:11)。因此,使徒约翰劝勉信徒,不可接待这些假教师。 另一方面,使徒约翰也称赞那些活在真理中的信徒。他们不仅认识真理,也在日常生活中实践真理。因此,约翰再次提醒他们,要遵行他们起初所领受的命令——彼此相爱(1:4-6)。爱是基督门徒最明显的标志,但真正的爱绝不能离开真理。只有爱而没有真理,容易流于妥协,只有真理而没有爱,则容易变成律法主义。因此,使徒约翰提醒我们,在活出爱心同时也不离开已领受坚守的真理是很重要的事。这两件事也成为信徒抵挡各种异端教导的重要保障。你的生命是否真正建立在真理与爱之上?你向别人所表达的爱,是否建立在上帝话语的真理之上?还是为了维持关系、讨人的喜欢,而牺牲了真理?[林伟龙牧师/邝绮茵]

  • Friday · 5 min

    10 Oktober 2026 - Hidup dalam Kebenaran dan Kasih | 2 Yohanes 1

    Hidup dalam Kebenaran dan Kasih Sabtu, 10 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 2 Yohanes 1 Dalam suratnya yang kedua, Rasul Yohanes kembali mengingatkan tentang kemunculan dan pengaruh ajaran sesat yang tidak mengakui bahwa Yesus adalah Allah sejati yang telah berinkarnasi menjadi manusia (1:7). Secara masif, para pengajar sesat ini mendatangi rumah para anggota jemaat untuk memengaruhi dan membelokkan iman mereka. Tampaknya, ada beberapa anggota jemaat ya3ng terseret ke dalam ajaran mereka, lalu meninggalkan iman yang sejati di dalam Kristus. Itulah sebabnya, Rasul Yohanes memperingatkan jemaat agar berhati-hati terhadap mereka. Secara terang-terangan, Rasul Yohanes meminta jemaat agar menolak dengan tegas para pengajar sesat yang mau berkunjung ke rumah mereka, Bahkan, ia menganjurkan jemaat untuk tidak memberi salam kepada para pengajar sesat itu (1:10-11). Sepintas, perintah ini seperti membatasi anggota jemaat menunjukkan keramahan kepada orang lain. Namun, dalam konteks zaman itu, keramahan tuan rumah dalam memberi salam kerap kali dilanjutkan dengan memberi tumpangan (tempat menginap), memberi makanan, memberi dukungan finansial, bahkan memberi kesempatan untuk membagikan ajaran dalam persekutuan di rumah mereka. Bentuk keramahan seperti ini merupakan bentuk dukungan yang selanjutnya berkembang menjadi mengambil bagian bersama para pengajar sesat yang berupaya membelokkan iman yang sejati (1:11). Itulah sebabnya, Rasul Yohanes meminta agar setiap anggota jemaat tidak menerima para pengajar sesat itu. Di sisi lain, Rasul Yohanes juga memuji para anggota jemaat yang telah hidup dalam kebenaran. Mereka bukan hanya mengetahui kebenaran yang sejati, tetapi juga turut mempraktikkan kebenaran itu dalam kehidupan sehari-hari. Itulah sebabnya, Rasul Yohanes kembali mengingatkan mereka akan perintah yang sudah pernah mereka dengar sebelumnya, yakni perintah untuk hidup di dalam kasih (1:4-6). Kasih adalah ciri khas murid Kristus yang harus dipraktikkan tanpa mengabaikan kebenaran. Menerapkan kasih tanpa kebenaran berarti berkompromi, sedangkan menerapkan kebenaran tanpa kasih berarti menjadi legalis. Oleh sebab itu, Rasul Yohanes mengingatkan betapa pentingnya menerapkan kasih tanpa meninggalkan kebenaran yang telah dipegang teguh. Kedua hal ini menjadi benteng pertahanan yang dapat menolong anggota jemaat dalam menghadapi berbagai ajaran sesat. Apakah hidup Anda telah sungguh-sungguh dilandasi oleh kebenaran dan kasih? Apakah kasih yang Anda tunjukkan kepada orang lain telah dilandasi oleh kebenaran firman atau justru mengurbankan kebenaran demi menjaga hubungan dan agar diterima oleh orang lain? [Pdt.Suparman Liong]

  • Thursday · 6 min

    09 Oktober 2026 - Jaminan Keselamatan bagi Orang Percaya | 1 Yohanes 5

    Jaminan Keselamatan bagi Orang Percaya Jumat, 9 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 1 Yohanes 5 Yohanes menutup suratnya yang pertama dengan peringatan untuk berhati-hati terhadap segala berhala (5:21). Perhatikan bahwa "berhala" tidak hanya perlu dipahami sebagai wujud patung, tetapi juga mencakup konsep yang salah tentang Allah. Para pengajar sesat telah menciptakan "Yesus yang lain" yang sesuai dengan pemikiran mereka, dan bukan sesuai dengan kebenaran yang hakiki. Mereka menyangkali dwi-natur Kristus (Allah sejati dan manusia sejati). Oleh karena itu, Rasul Yohanes menegaskan bahwa Yesus telah datang dengan air dan darah (5:6). Para penafsir Alkitab mengaitkan ajaran palsu ini dengan pengajaran Cerinthus di abad-abad awal, yang mengajarkan bahwa ada "Yesus manusia" dan ada "Kristus ilahi." Menurut mereka, Kristus ilahi baru "turun" saat Yesus manusia dibaptis oleh Yohanes pembaptis, dan Kristus ilahi meninggalkan Yesus manusia saat penyaliban. Secara sederhana, mereka menolak dwinatur Yesus Kristus yang melakukan karya penebusan bagi umat-Nya. Jelas bahwa mereka tidak mungkin mengajarkan adanya kepastian keselamatan bagi orang yang percaya kepada Yesus Kristus, karena tidak ada penebusan dosa dan pendamaian di dalam Kristus. Oleh karena itu, Rasul Yohanes menekankan bahwa Yesus Kristus memiliki dwinatur (Allah sejati dan manusia sejati). Kesaksian atas dwinatur Yesus Kristus ini diberikan oleh Bapa dan Anak dan Roh Kudus (5:7), bukan sekadar kesaksian manusia (5:9). Setiap orang yang percaya dan memiliki Anak pasti memiliki hidup yang kekal (5:10-13) karena Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal di dalam Anak-Nya. Berulang kali, Rasul Yohanes menekankan bahwa pemahaman yang benar akan Allah pasti menghasilkan sikap hidup yang benar. Kristus Yesus adalah Allah sejati dan manusia sejati. Ia datang untuk mencari dan menebus umat-Nya dari hutang dosa serta memberikan hidup yang kekal, dan mereka pasti tidak akan binasa selama-lamanya dan tidak ada seorang pun yang dapat mengambil orang percaya dari tangan-Nya (Yohanes 10:27-28). Dengan demikian, jika kita percaya kepada-Nya, tersedia jaminan keselamatan dan hidup yang kekal di dalam Kristus. Pemahaman ini menguatkan kita bahwa suatu hari kelak saat kita mati, kita akan bersama-sama dengan Kristus di dalam kekekalan. Bacaan Alkitab hari ini meyakinkan kita bahwa keselamatan yang diberikan Kristus terjamin. Apakah Anda sungguh-sungguh meyakini bahwa Kristus Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan yang menjanjikan hidup yang kekal? Ketika tiba saatnya bagi Anda untuk meninggalkan dunia ini, apakah Anda yakin bahwa Anda pasti berada bersama-sama dengan Kristus di dalam surga yang kekal? [Pdt.Suparman Liong]

  • Thursday · 7 min

    2026年十月九日星期五 - 信徒救恩的保障 | 约翰一书 5

    信徒救恩的保障 星期五, 10月9日2026 本日经文: 《约翰一书》5 约翰在他的第一封书信结尾时,提醒信徒要谨慎防备一切偶像(5:21)。请注意,这里所说的"偶像",不仅仅是指有形的雕像,也包括对上帝错误的认识。那些假教师按照自己的思想塑造了"另一位耶稣",而不是照着真理所启示的基督。他们否认基督的二性——祂是真正的上帝,也是真正的人。因此,使徒约翰郑重宣告,耶稣是藉着水与血而来的(5:6)。许多圣经学者认为,这种错误的教导与初期教会异端教师塞林图(Cerinthus)的主张有关。他教导说,有一位"人的耶稣",也有一位"神性的基督"。按照他们的说法,神性的基督是在耶稣受施洗约翰施洗时才"降临"在人的耶稣身上,而当耶稣被钉十字架时,神性的基督又离开了祂。换句话说,他们否认耶稣基督兼具神、人二性的真理,也因此否认了祂以神人二性的身份完成救赎子民的工作。显然,在这样的教导中,信靠耶稣基督的人不可能拥有得救的确据,因为若没有基督为罪所成就的救赎与和好,就没有真正的救恩。因此,使徒约翰再次强调,耶稣基督同时具有神性与人性,是真正的上帝,也是真正的人。关于耶稣基督二性的见证,是父、子、圣灵亲自所作的见证(5:7),并非仅仅出于人的见证(5:9)。凡信靠并拥有上帝儿子的人,就有永生(5:10-13),因为上帝已经将永生赐给我们,这永生就在祂的儿子里面。 使徒约翰屡次强调,对上帝正确的认识,必然带来正确的生命表现。基督耶稣是真正的上帝,也是真正的人。祂来到世上,为要寻找并救赎属于祂的子民,偿还他们罪的债,并赐给他们永生。他们必永不灭亡,谁也不能从祂手中把他们夺去(《约翰福音》10:27-28)。因此,只要我们信靠祂,就拥有在基督里的救恩保证和永生的盼望。这真理坚固我们的信心,使我们确信,将来有一天,当我们离开这个世界时,必与基督一同进入永恒。今天的经文再次向我们保证,基督所赐的救恩是稳固可靠、永不改变的。你是否真心相信,基督耶稣是唯一的救恩之路,并且唯有祂应许赐下永生?当你离开这个世界的时候,你是否确信自己必定与基督同在,进入那永恒的天家?[林伟龙牧师/邝绮茵]

  • Wednesday · 6 min

    08 Oktober 2026 - Allah adalah Kasih | 1 Yohanes 4

    Allah adalah kasih Kamis, 8 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 1 Yohanes 4 Pengajaran sesat—cikal bakal Gnostisisme dan Doketisme—merajalela dalam gereja saat itu. Mereka menyangkal keyakinan bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang berinkarnasi menjadi Manusia. Mereka beranggapan bahwa Yesus Kristus hanya berwujud rohani semata serta menolak keras keyakinan bahwa Kristus datang dalam wujud daging, sehingga ajaran mereka membingungkan jemaat pada masa itu. Oleh karena itu, Rasul Yohanes mengingatkan jemaat agar menguji setiap ajaran dan tidak langsung percaya (4:1). Ia menegaskan bahwa Kristus adalah Allah yang berinkarnasi menjadi manusia (4:2). Kristus berasal dari Allah, bahkan Ia sendiri adalah Allah yang sejati (bandingkan dengan Yohanes 1:1). Roh di dalam diri orang percaya—yang membuat ia mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia—berasal dari Allah (4:2). Yohanes menyebut para pengajar palsu sebagai antikristus yang tidak berasal dari Allah karena mereka menyangkali kebenaran hakiki tentang inkarnasi Kristus (4:3). Selanjutnya, Rasul Yohanes kembali menekankan tentang tema kasih. Allah adalah kasih. Oleh karena itu, tanda bahwa seseorang lahir dari Allah dan mengenal Allah adalah kehidupan yang saling mengasihi (4:7-8). Kasih adalah karakter utama Allah, dan kasih-Nya kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya diwujudkan dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita memperoleh hidup di dalam Dia. Sekalipun manusia tidak dapat melihat Allah, jika orang percaya mempraktikkan kasih—yang telah diterima dari Allah—kepada sesama, berarti Allah ada di dalam diri mereka, dan mereka di dalam Allah. Itulah sebabnya, Rasul Yohanes dengan tegas menekankan bahwa siapa pun yang mengaku mengasihi Allah harus mengasihi saudaranya. Kasih bukan hanya sekadar pengetahuan, melainkan sebuah tindakan nyata yang diwujudkan dalam komunitas orang percaya. Bacaan Alkitab hari ini terdiri dari dua bagian mendasar, yakni: Pertama, Kristus adalah Allah yang berinkarnasi dan mengungkapkan kasih Allah yang sempurna kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kedua, Allah adalah kasih dan kasih-Nya telah dinyatakan di dalam Kristus. Ia terlebih dahulu mengasihi kita dengan memberikan Anak tunggal-Nya. Oleh karena itu, setiap orang percaya yang mengaku mengasihi Allah, harus mempraktikkan kasih. Apakah Anda yakin bahwa Kristus adalah Allah sejati yang berinkarnasi? Apakah Anda sudah menjadi duta kasih Kristus di tengah komunitas tempat Anda berada, termasuk dalam keluarga, pekerjaan, gereja, dan masyarakat? [Pdt.Suparman Liong]

  • Wednesday · 7 min

    2026年十月八日星期四 - 上帝就是爱 | 约翰一书 4

    上帝就是爱 星期四, 10月8日2026 本日经文: 《约翰一书》4 各种异端教学——诺斯底主义和多西特主义——在当时的教会中猖獗。他们否认耶稣基督是道成肉身的上帝这一真理。他们认为耶稣基督只是一个属灵的存在,坚决否认基督是以真实的肉身来到世上,以至于他们的教导使当时的教会信徒陷入困惑。为此,使徒约翰提醒众信徒要查验一切教导,不可轻易相信(4:1)。他宣告基督是道成肉身的上帝(4:2)。基督是从上帝而来的,祂本身就是真神(参阅《约翰福音》1:1)。住在信徒里面的圣灵——使人承认耶稣基督就是成为肉身的神——就是出于上帝(4:2)。约翰称那些假教师是否认关于基督道成肉身的真理,因为他们并非属于上帝(4:3)。 接着,使徒约翰再次强调爱的主题。上帝就是爱。因此,一个人是否从上帝而生,是否真正认识上帝,他的记号就是活出彼此相爱的生命(4:7-8)。爱是上帝最重要的属性,上帝对信靠祂的人之爱,具体彰显在祂差派自己的独生子来到世上,使得我们可以得着在祂里面的生命。虽然人不能凭肉眼看见上帝,但当信徒把爱——从上帝所领受的——实践在他人身上,就显明上帝在他们里面,他们也在上帝里面。因此,使徒约翰郑重的强调,凡宣称自己爱上帝的人,也必须爱自己的弟兄。爱不仅是一种知识,而是一种真实的行动,要在信徒的群体中具体的显明出来。 今天的经文包含两个基本的真理,也就是:第一,基督是道成肉身的真神,祂向一切信靠祂的人彰显了上帝完全的爱。第二,上帝就是爱,祂的爱已经在基督里显明出来。上帝先爱我们,甚至将祂的独生子赐给我们。因此,凡信靠并承认自己爱上帝的人,都应当把爱实践出来。您是否坚定相信基督是道成肉身的真神?您是否已在您所在的群体当中,包括在家庭、工作岗位、教会、以及社会中成为基督之爱的使者?[林伟龙牧师/王丽娇]

  • October 6 · 6 min

    07 Oktober 2026 - Identitas Kita: Anak-anak Allah | 1 Yohanes 3

    Identitas kita: Anak-anak Allah Rabu, 7 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 1 Yohanes 3 Identitas adalah ciri atau jati diri yang melekat pada diri seseorang yang membedakan dirinya dengan orang lain. Yohanes menyebut orang-orang percaya sebagai anak-anak Allah. Inilah identitas sesungguhnya dari orang-orang percaya, yakni sebagai anak-anak Allah. Identitas ini bukan didapatkan atau diraih, melainkan diberikan Allah oleh karena kasih karunia-Nya (3:11). Kristus mengadopsi orang-orang yang percaya kepada-Nya melalui kematian-Nya di atas kayu salib. Tidak ada sedikit pun upaya manusia untuk mendapatkan identitas tersebut. Identitas itu diperoleh karena kasih karunia Allah, bukan hasil pencapaian atau usaha manusia. Identitas kita ada di dalam Kristus yang telah menebus dan menyelamatkan kita. Oleh karena itu, sebagai anak-anak Allah, keseharian hidup kita harus sesuai dengan identitas kita, yakni: Pertama, hiduplah dalam kekudusan, sama seperti Kristus adalah kudus (3:3), dan jangan hidup dalam dosa. Kedua, hiduplah dalam kebenaran, sama seperti Kristus adalah benar (3:7), karena kita adalah agen kebenaran Allah. Ketiga, milikilah kerinduan untuk mempraktikkan kasih Kristus secara nyata dalam komunitas orang percaya, sama seperti Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk setiap orang yang percaya kepada-Nya (3:16). Dengan demikian, kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan bagi orang lain, khususnya bagi saudara seiman yang membutuhkan bantuan. Sebaliknya, Rasul Yohanes memberitahukan identitas atau tanda-tanda anak-anak Iblis, yakni: Pertama, tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Allah (3:6b). Kedua, tidak berbuat kebenaran dan tidak mengasihi saudaranya (3:10). Tanda-tanda tersebut tidak cocok untuk orang percaya karena setiap orang yang mengenal dan mengasihi Kristus sudah pasti akan menaati perintah-Nya. Salah satu perintah-Nya adalah saling mengasihi, bukan hanya dengan perkataan, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Rasul Yohanes mengajak kita untuk menyadari identitas kita sebagai anak-anak Allah dan bukan anak-anak Iblis. Oleh karena itu, hiduplah sesuai dengan identitas yang telah diberikan Allah menurut kasih karunia-Nya dan praktikkanlah kasih Kristus secara nyata. Apakah Anda menyadari bahwa identitas Anda bukan ditentukan oleh pencapaian Anda, tetapi oleh keberadaan Anda di dalam Kristus? Apakah kehidupan Anda sudah sesuai dengan identitas Anda di dalam Kristus (yaitu hidup kudus dan benar, tidak kompromi dengan dosa, menjaga tutur kata, memelihara dan mempraktikkan kasih Kristus di komunitas orang percaya)? [Pdt.Suparman Liong]

  • October 6 · 7 min

    2026年十月七日星期三 - 我们的身份:上帝的儿女 | 约翰一书 3

    我们的身份:上帝的儿女 星期三,10月7日2026 本日经文: 《约翰一书》3 身份是指一个人所具有、并使他与别人有所区别的特征或真正的身份。使徒约翰称信徒为上帝的儿女。这就是信徒的真正身份,乃是上帝的儿女。这样的身份不是靠自己获得或争取得来的,而是神因着祂的恩典赐给我们的(3:11)。基督借着祂在十字架上的舍命,接纳一切信靠祂的人成为上帝的儿女。人在这件事上丝毫没有功劳。我们的身份完全是因着上帝神的恩典,而不是人的成就或努力。我们的身份是在基督里,祂救赎了我们,也拯救了我们。因此,作为上帝的儿女,我们每日的生活就应当与我们的身份相称,也就是:第一,要活在圣洁中,正如基督是圣洁的(3:3),不可活在罪中。第二,要活在公义中,正如基督是公义的(3:7),因为我们是上帝真理的使者。第三,要渴慕在信徒群体中,以实际行动活出基督的爱,正如基督为了所有信靠祂的人舍弃了自己的生命(3:16)。这样,我们就成为上帝的管道向他人伸出援手,尤其对于有需要的弟兄姐妹。 相反的,使徒约翰也指出了魔鬼之子的身份和特征,也就是:第一,仍然持续活在罪中,不看见也不认识上帝(3:6下)。第二,不行公义,也不爱自己的弟兄(3:10)。这些特征都不应出现在信徒的生命中,因为凡真正认识基督、爱基督的人,必定会遵行祂的命令。其中之一的命令是彼此相爱,这种爱不只是用言语表达,而是要以实际行动,并且按着真理去实践爱心。 在今天的经文中,使徒约翰邀请我们再次省察自己的身份,我们是上帝的儿女,而不是魔鬼的儿女。因此,我们应当按照上帝因着祂的恩典所赐给我们的身份而生活,并且在日常生活中实践基督的爱。您是否清楚知道您的身份并不是由您的成就所决定,而是由您在基督里的身份所决定?您的生活是否已经与您在基督里的身份相称(即是否活出圣洁与公义,不向罪恶妥协,谨守自己的言语,并在信徒的群体中持守并实践基督的爱)?[林伟龙牧师/王丽娇]

  • October 5 · 5 min

    06 Oktober 2026 - Bukti Persekutuan Sejati: Mengasihi Sesama | 1 Yohanes 2

    Bukti Persekutuan Sejati: Mengasihi Sesama Selasa, 6 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 1 Yohanes 2 Pengenalan akan Kristus telah mengubah orang berdosa menjadi orang percaya yang hidup dalam kasih karunia. Kehidupan yang baru di dalam Kristus menuntut orang percaya untuk hidup kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Sekalipun demikian, orang percaya terkadang masih bisa jatuh dalam jerat dosa. Namun, Rasul Yohanes mengingatkan bahwa jika orang percaya berbuat dosa, kita punya seorang pengantara kepada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil, pendamai dosa kita (ayt.1-2). Dengan demikian, terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara orang yang mengenal Allah dan orang tidak mengenal Allah (pengajar sesat), yaitu dalam sikap dan perilaku. Tanda sejati dari orang yang mengenal Allah adalah menuruti perintah-perintah-Nya. Tidak akan mungkin seorang yang mengaku mengenal Allah justru mengabaikan perintah-perintah-Nya. Mengenal Allah adalah sebuah proses yang dihasilkan dari persekutuan yang sejati dengan Allah di dalam Kristus (1:1-2), dan bukti nyata dari persekutuan yang sejati adalah mengasihi sesama. Ketaatan dan kasih akan sesama adalah tanda nyata bahwa seseorang berada di dalam terang (2:9-11). Demikian pula sebaliknya, orang-orang yang membenci saudaranya dikategorikan sebagai orang yang buta dan hidup dalam kegelapan. Itulah sebabnya, Rasul Yohanes mengingatkan dengan tegas agar kita jangan mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya (keingingan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup), karena dunia sedang lenyap dengan segala keinginannya. Akan tetapi, orang-orang yang ada di dalam terang Kristus, hidup menaati perintah Allah dengan menjaga kekudusan hidup dan mengasihi sesama. Karena Allah telah terlebih dahulu mengasihi kita, maka kita bisa mengasihi sesama. Mengasihi sesama adalah tanda bahwa kita mengasihi Allah. Rasul Yohanes juga mengingatkan agar kita berhati-hati terhadap kemunculan antikristus. Mereka adalah pendusta yang menyangkali Allah Bapa dan Kristus. Mereka berusaha menyesatkan jemaat melalui pengajaran mereka. Oleh sebab itu, Rasul Yohanes mendorong jemaat agar tetap tinggal di dalam Kristus supaya tidak mudah diombang-ambingkan oleh berbagai pengajaran sesat yang muncul. Bacaan Alkitab hari ini mengajak kita untuk menyadari bahwa tanda bagi orang yang berada di dalam terang adalah hidup dalam ketaatan kepada perintah Allah dan mengasihi sesama. Apakah Anda sudah sungguh-sungguh hidup dalam ketaatan dan kasih kepada sesama? Apa penghalang bagi Anda untuk mengasihi sesama? [Pdt.Suparman Liong]

  • October 5 · 7 min

    2026年十月六日星期二 - 真诚相交之证据:彼此相爱 | 约翰一书 2

    真诚相交之证据:彼此相爱 星期二, 10月6日2026 本日经文: 《约翰一书》2 罪人因认识基督而有所改变,成了活在恩典中的信徒。在基督里的新生命要求信徒在祂面前过圣洁、无可指摘的生活。尽管如此,信徒有时仍可能落入罪的网罗之中。对此,使徒约翰提醒我们:如果信徒犯罪,在父那里我们有一位中保,就是那义者耶稣基督;祂为我们的罪作了挽回祭(2:1-2)。因此,认识上帝的人与不认识上帝的人(即假教师)之间,在他们的态度和行为上,存在着一个根本性的差异。认识上帝之人的真实标志,就是遵守祂的命令。一个自称认识上帝的人,绝不可能忽视祂的命令。认识上帝是一个过程,源自于在基督里与上帝真实的相交(1:1-2)。而其最明显的证据,就是彼此相爱。 一个人活在光明中的确切标志就是顺服与彼此相爱(2:9-11)。反之,那些恨弟兄的人被归类为瞎眼的,是活在黑暗之中。因此,使徒约翰郑重地提醒我们,不要爱世界和世界上的事(肉体的情欲、眼目的情欲和今生的骄傲);因为这世界和其上的情欲都要过去。然而,那些在基督光明之中的人,乃是以持守圣洁生活和彼此相爱来遵行上帝的命令。因为是上帝先爱了我们,所以我们才能去爱他人。彼此相爱正是我们爱上帝的明证。 使徒约翰也提醒我们,要警惕敌基督的出现。他们是说谎者,否认父上帝和基督,并试图通过他们的教导迷惑信徒。因此,使徒约翰勉励众信徒要常常住在基督里,免得被各种的异端邪说所动摇和迷惑。本日经文提醒我们,活在光明中的人的标志就是遵行上帝的命令,并且爱人如己。你是否已真正活出顺服上帝和彼此相爱的生命?是何事拦阻你去爱他人?[林伟龙牧师/林贞兰]

  • October 4 · 5 min

    5 Oktober 2026 - Persekutuan Sejati | 1 Yohanes 1

    Persekutuan Sejati Senin, 5 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 1 Yohanes 1 Saat Rasul Yohanes menulis suratnya, komunitas orang percaya sedang menghadapi gempuran pengajaran sesat yang mengajarkan pemisahan antara kehidupan rohani dengan praktik kehidupan sehari-hari. Rasul Yohanes memulai suratnya dengan menegaskan bahwa kehidupan orang percaya adalah ekspresi dari persekutuan sejati yang berakar pada Kristus (1:1-2). Kristus adalah Firman hidup yang telah menyatakan diri-Nya agar manusia memiliki persekutuan dengan Allah. Persekutuan ini ditandai dengan menjalani hidup dalam terang, karena Allah adalah terang dan di dalam Dia tidak ada kegelapan (1:5). Itulah sebabnya, Rasul Yohanes menegaskan, "Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan" (1:8-9). Hidup dalam terang dan kekudusan adalah hidup yang dibangun dalam kejujuran di hadapan Allah—terlihat dari kesediaan mengaku dosa dan bertobat dari dosa—serta kebergantungan penuh kepada kasih karunia-Nya. Persekutuan yang sejati dengan Allah pasti akan melahirkan persekutuan dalam komunitas orang percaya (1:7). Persekutuan orang percaya berbeda dengan perkumpulan yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki hobi atau minat yang sama, memiliki tingkat pendidikan yang sama, atau berada pada strata sosial yang sama. Persekutuan orang percaya juga bukan sekadar membangun relasi persahabatan atau sekadar membentuk relasi sosial (makan, minum dan bergembira bersama). Persekutuan orang percaya adalah persekutuan yang dibangun di atas landasan persekutuan dengan Kristus, dilandasi oleh kekudusan, dan diwujudnyatakan dalam komitmen bersama dari setiap orang percaya untuk terus bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus. Persekutuan sejati orang percaya tidak dimulai ketika seseorang sekadar datang ke gereja, mengikuti kelompok kecil, atau terlibat dalam pelayanan bersama. Persekutuan sejati orang percaya dimulai dari Allah yang memberikan anugerah-Nya dan mempersatukan kita dengan Kristus. Persatuan dengan Kristus itu akan melahirkan kehidupan yang berjalan dalam terang Kristus, pertobatan yang terus-menerus, kasih, dan membentuk persekutuan dengan sesama orang percaya. Pembacaan Alkitab hari ini mengajak kita untuk memiliki persekutuan yang sejati. Apakah Anda telah sungguh-sungguh hidup dalam persekutuan dengan Allah di dalam Kristus? Apakah cara hidup Anda telah membangun terwujudnya persekutuan di antara orang-orang percaya? [Pdt.Suparman Liong]

  • October 4 · 8 min

    2026年十月五日星期一 - 真诚的相交 | 约翰一书 1

    真诚的相交 星期一, 10月5日2026 本日经文: 《约翰一书》1 当使徒约翰写这封书信时,信徒正面临异端邪说的冲击,这些教导主张将属灵生命与日常生活实践割裂开来,认为两者不可混为一谈。使徒约翰一开头就强调,信徒所表现的生活是根植于与基督真诚的相交(1:1-2)。基督就是生命之道,祂将自己显明出来,为要使人能够与上帝相交。这种相交的标志就是行在光明中,因为上帝就是光,在祂里面毫无黑暗(1:5)。因此,使徒约翰郑重地强调:"我们若说自己无罪,便是自欺,真理不在我们心里了;我们若认自己的罪,上帝是信实的,是公义的,必要赦免我们的罪,洗净我们一切的不义"(1:8-9)。活在光明与圣洁中,就是在上帝面前以诚实为根基而活:愿意悔改认罪,并完全倚靠祂的恩典。 与上帝真实的相交,必然会产生信徒之间的相交(1:7)。信徒的团契,不同于那些因兴趣、爱好、教育背景或社会阶层相同而结成的团体。信徒的团契也不仅限于建立友谊或维系人际往来(一起吃喝欢庆);乃是建立在与基督相交的基础之上,以圣洁为根基,并通过每一位信徒共同委身、持续成长、以及日益像基督的生命彰显出来。 信徒真正的团契,并不是仅仅当一个人来到教会、参加小组聚会,或一起参与服事时才开始的。真正的团契始于上帝主动赐下祂的恩典,并使我们与基督联合。由此必然生出行在基督光明中的生命、持续的悔改、爱心的流露,以及与主内肢体彼此的团契。本日经文邀请我们要拥有真诚的团契。你是否真正活在基督里,与上帝保持相交呢?你的生活方式是否促进并建立信徒之间的团契呢?[林伟龙牧师/林贞兰]

  • October 3 · 5 min

    04 Oktober 2026 - Kedaulatan Waktu dan Janji Langit Baru | 2 Petrus 3

    Kedaulatan Waktu dan Janji Langit Baru Minggu, 4 Oktober 2026 Bacaan Alkitab hari ini: 2 Petrus 3 Pernahkah Anda menantikan realisasi suatu janji yang tak kunjung dipenuhi, sehingga penantian itu terasa sangat melelahkan? Bila dalam keadaan seperti itu, orang-orang di sekitar Anda mulai mencemooh serta meragukan janji yang kita pegang, bagaimana perasaan Anda? Di tengah dunia yang makin bobrok dan penuh ketidakadilan, godaan untuk merasa lelah menantikan campur tangan Tuhan adalah hal yang sangat manusiawi. Para pengejek di akhir zaman sering kali memakai keterbatasan akal budi mereka untuk mengejek janji kedatangan Kristus yang belum terealisasi, dengan berdalih bahwa alam semesta ini berjalan stabil tanpa ada yang mengendalikan. Dalam pasal terakhir ini, Rasul Petrus menegaskan bahwa stabilitas alam semesta serta sejarah manusia sepenuhnya berada dalam kedaulatan mutlak Allah, yang kelak akan menghakimi dengan api. Marilah kita merenungkan kebenaran yang akan menenangkan kegelisahan jiwa kita, "Tetapi, Saudara-saudara yang terkasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari" (3:8). Ayat ini membuka mata rohani kita bahwa perspektif waktu Allah sama sekali tidak dibatasi oleh ruang dan waktu manusia. Apa yang sering kali kita anggap sebagai kelambatan atau penundaan dari pihak Tuhan, sebenarnya adalah wujud nyata dari kesabaran ilahi yang luar biasa. Tuhan tidak menghendaki seorang pun dari umat-Nya binasa, melainkan Ia memberi kesempatan seluas-luasnya kepada manusia untuk berbalik serta bertobat. Hari Tuhan pasti akan datang secara tak terduga dan akan melenyapkan segala unsur dunia dalam nyala api. Akan tetapi, di balik semuanya itu, Ia menyiapkan sebuah akhir yang penuh kemuliaan, yaitu langit baru dan bumi baru tempat kita akan menetap. Kebenaran tentang langit baru dan bumi baru ini menuntut perubahan sikap hidup yang sangat radikal dari setiap orang percaya. Karena kita menantikan pemenuhan janji tersebut, Rasul Petrus mendesak kita agar hidup dengan tidak bercacat dan tidak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia (3:14). Di tengah kesibukan sehari-hari, baik dalam pekerjaan, pelayanan, keluarga, maupun dalam bermasyarakat, jangan biarkan hati kita menjadi tumpul oleh kenyamanan dunia yang fana. Jadikanlah setiap detik penantian ini sebagai kesempatan berharga untuk terus bertumbuh dalam anugerah dan pengenalan yang benar akan Tuhan Yesus Kristus. Waspadalah agar kita tidak terseret oleh arus kesesatan, dan berdirilah dengan teguh di atas janji-Nya yang tak pernah bergeser. Fajar kekekalan sudah dekat! [GI Samuel Joko Suharyono]

  • October 3 · 7 min

    2026年十月四日星期日 - 时间的主权与新天的应许 | 彼得后书 3

    时间的主权与新天的应许 星期日, 10月4日2026 本日经文: 《彼得后书》3 你是否曾经等待一个迟迟没有实现的应许,以至于漫长的等待让你感到疲惫不堪?如果在这样的情况下,身边的人开始嘲笑你,并怀疑我们所持守的应许,你会有什么感受?在这个日益败坏、充满不公义的世界里,因迟迟等不到上帝的介入而感到疲倦,是非常人性的反应。末世的好讥诮者常常凭着自己有限的理性,嘲笑基督尚未来临的应许,并以宇宙一直稳定运行、似乎没有任何掌管者为理由,质疑上帝的应许。在本章最后一章中,使徒彼得清楚地宣告:宇宙的稳定以及人类历史的发展,都完全在上帝绝对的主权之下,将来祂必以烈火施行审判。 让我们一同思想一个能够安慰我们、平静我们心灵的真理:"亲爱的弟兄啊,有一件事你们不可忘记,就是主看一日如千年,千年如一日。"(3:8)这节经文开启了我们属灵的眼睛,使我们看见,上帝对时间的看法,完全不受人类有限的时空所限制。我们常常认为上帝迟迟没有行动,或以为祂在耽延,其实正是祂奇妙而长久忍耐的明证。上帝不愿有一人沉沦,乃愿人人都有机会回转、悔改。主的日子必然来到,而且会在人意想不到的时候来到,天地万物都要在烈火中被焚毁。然而,在这一切之后,上帝正在预备一个充满荣耀的结局,就是新天新地,在那里我们要居住。新天新地的真理,要求每一位信徒的生命态度发生彻底的改变。 因为我们正在等候这应许的实现,使徒彼得劝勉我们使自己没有玷污、无可指摘、安然见主(3:14)。 在每天忙碌的生活中,无论是在工作、服事、家庭,还是社会生活中,都不要让我们因为这个短暂世界所带来的安逸,而使属灵的心变得迟钝。让我们把等待的每一秒,都看作宝贵的机会,在主耶稣基督的恩典和知识上有长进。要谨慎,不要被错误的教导和迷惑的潮流卷走,要坚定站立在祂永不改变的应许上。永恒的黎明已经临近![苏合理传道/邝绮茵]

Showing 1–20 of 42 episodes