Skip to content
Artwork for 9Natree Indonesia
9Natree Indonesia · August 16 · 10 min

[Ulasan] Working (Studs Terkel) Ringkasan.

Working (Studs Terkel) - Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1565843428?tag=9natree-20 - Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Working-Studs-Terkel.html - Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/working-unabridged/id1458778681?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree - eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Working+Studs+Terkel+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1 - Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Working-Studs-Terkel.html - Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Working-Studs-Terkel.html - Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Working-Studs-Terkel.html - Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1565843428/ #maknakerjaseharihari #martabatpekerja #otonomiditempatkerja #sejarahlisanAmerika #hubunganmanusiadalamkerja #Working Working: People Talk About What They Do All Day and How They Feel About What They Do adalah karya nonfiksi sejarah lisan karya Studs Terkel, pertama kali terbit pada 1974. Melalui lebih dari seratus percakapan dengan orang-orang dari pekerjaan yang sangat beragam, Terkel meneliti bukan hanya cara orang mencari nafkah, tetapi juga cara pekerjaan membentuk harga diri, hubungan sosial, harapan, dan rasa lelah mereka. Suara para pekerja, dari pekerjaan manual dan layanan hingga jabatan profesional serta industri hiburan, menjadi pusat buku ini. Terkel tidak memperlakukan narasumber sebagai data statistik atau contoh teori manajemen. Ia memberi ruang bagi mereka untuk berbicara dengan keraguan, humor, kemarahan, dan kebanggaan mereka sendiri. Hasilnya adalah potret Amerika pada awal 1970-an, sekaligus telaah yang tetap relevan tentang kebutuhan manusia akan pekerjaan yang layak dan bermakna. Buku ini mempertanyakan anggapan bahwa pekerjaan hanya soal gaji. Bagi banyak orang, bekerja juga berarti mencari makna sehari-hari, pengakuan, otonomi, dan perasaan bahwa waktu yang mereka habiskan memiliki nilai.

0:00-10:54

transcript

No transcript — this publisher did not publish one.

show notes

Working (Studs Terkel)

- Amazon USA Store: https://www.amazon.com/dp/1565843428?tag=9natree-20
- Amazon Worldwide Store: https://global.buys.trade/Working-Studs-Terkel.html

- Apple Books: https://books.apple.com/us/audiobook/working-unabridged/id1458778681?itsct=books_box_link&itscg=30200&ls=1&at=1001l3bAw&ct=9natree

- eBay: https://www.ebay.com/sch/i.html?_nkw=Working+Studs+Terkel+&mkcid=1&mkrid=711-53200-19255-0&siteid=0&campid=5339060787&customid=9natree&toolid=10001&mkevt=1

- Shopee: https://asia.buys.trade/shopee_Working-Studs-Terkel.html
- Lazada: https://asia.buys.trade/lazada_Working-Studs-Terkel.html
- Tiktok: https://asia.buys.trade/tiktok_Working-Studs-Terkel.html

- Baca selengkapnya: https://indonesia.9natree.com/read/1565843428/

#maknakerjaseharihari #martabatpekerja #otonomiditempatkerja #sejarahlisanAmerika #hubunganmanusiadalamkerja #Working

Working: People Talk About What They Do All Day and How They Feel About What They Do adalah karya nonfiksi sejarah lisan karya Studs Terkel, pertama kali terbit pada 1974. Melalui lebih dari seratus percakapan dengan orang-orang dari pekerjaan yang sangat beragam, Terkel meneliti bukan hanya cara orang mencari nafkah, tetapi juga cara pekerjaan membentuk harga diri, hubungan sosial, harapan, dan rasa lelah mereka. Suara para pekerja, dari pekerjaan manual dan layanan hingga jabatan profesional serta industri hiburan, menjadi pusat buku ini. Terkel tidak memperlakukan narasumber sebagai data statistik atau contoh teori manajemen. Ia memberi ruang bagi mereka untuk berbicara dengan keraguan, humor, kemarahan, dan kebanggaan mereka sendiri. Hasilnya adalah potret Amerika pada awal 1970-an, sekaligus telaah yang tetap relevan tentang kebutuhan manusia akan pekerjaan yang layak dan bermakna. Buku ini mempertanyakan anggapan bahwa pekerjaan hanya soal gaji. Bagi banyak orang, bekerja juga berarti mencari makna sehari-hari, pengakuan, otonomi, dan perasaan bahwa waktu yang mereka habiskan memiliki nilai.